Travelling

Kemenpar Gandeng KKP Kembangkan Wisata Bahari

Azcapro – Kementerian Pariwisata melakukan kerja sama wisata bahari dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Bertempat di Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Selasa (7/2), Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menandatangai kerja sama tersebut.

Kerja sama ini meliputi pengembangan pariwisata di Indonesia. Menteri Arief Yahya dalam sambutannya mengatakan, selama ini potensi rekreasi kelautan di Indonesia sangat besar. Akan tetapi, baru berkontribusi 10% terhadap devisa negara.

“Kami laporkan untuk wisata bahari berkontribusi hanya 10% dari pendapatan devisa. Bila devisa 10 miliar Dollar US, maka sekarang 12,6 miliar Dollar US. Namun, bila hanya 10% ya hitungannya biar gampang 1 miliar Dollar US,” ujar Arief.

Wisata ini menurut Arief seharusnya menghasilkan lebih banyak dari wisata lainnya. Dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia sebesar 20%, maka kontribusi wisata bahari terhadap devisa masih sangat kecil.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dalam membangun industri pariwisata, khususnya wisata bahari di Indonesia. Sumber daya manusia yang berkualitas didapatkan dari sekolah di bawah naungan KKP.

“Khusus SDM terdapat tiga perihal, pertama untuk SDM-nya, kedua masyarakatnya, dan ketiga unit usaha,” kata Arief.

Dengan demikian bisnis tourism di Indonesia bisa lebih unggul dari pesaingnya. Peran serta yang diberikan wisata bahari ke devisa juga bisa lebih besar lagi nantinya dengan mengandalkan jasa di industri ini.

“Bisnis atau industri itu ada tiga, pertama produksi termasuk pertanian tanam padi dan nelayan, kedua perdagangan, ketiga adalah jasa,” tutur Arief.

Dalam kesempatan tersebut Kemenpar Arief Yahya juga menargetkan besaran devisa yang dihasilkan dari pariwisata bisa mencapai 20 miliar Dollar US, dan di antaranya berasal dari tamasya kelautan sebesar 20%.

“Tahun 2019 proyeksikan kontribusi wisata bahari terhadap total devisa pariwisata projected 20 miliar Dollar US. Kita proyeksikan 20% atau 4 miliar Dollar US, kondisi ini naik 4 kali lipat dalam 5 tahun terakhir,” pungkas Arief.

Source : finance.detik .com

Tags

Related Articles

Loading...
Back to top button
×

Install Mobiel App Kami!

Responsive image Enjoy Super fast loading
Responsive image Get Exclusive Offer
Responsive image Works Offline
Just Click Add to Home

Install Mobile App Kami!


Responsive image Enjoy Super fast loading
Responsive image Get Exclusive Offer
Responsive image Works Offline

Klik 3 Titik kanan atas
& Pilih menu "Add to Home Screen"
App kami terpasang otomatis tanpa install

Install Mobile App Kami!


Responsive image Enjoy Super fast loading
Responsive image Enjoy Super fast loading
Responsive image Enjoy Super fast loading

Just Click Responsive image
& Pilih menu "Add to Home Screen"
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker